Latar Belakang

Kinerja berupaya meningkatkan penyediaan pelayanan oleh pemerintah daerah di tiga bidang kritis: pendidikan, kesehatan dan Iklim Usaha yg Baik. Program ini mencakup kendala-kendala sisi penawaran maupun permintaan dalam meningkatkan penyediaan pelayanan dan berupaya memperkuat mekanisme akuntabilitas.

Para siswa pergi ke sekolah di Kalimantan Barat ©Kinerja

Program ini bekerja melalui lembaga-lembaga lokal untuk meningkatkan kapasitas mereka dan mendorong kemitraan yang berkelanjutan dengan pemerintah daerah dengan tetap memanfaatkan sejumlah praktek inovatif yang ada dalam program-program tata kelola lokal dan inisiatif-inisiatif sektoral. Pendekatan program berfokus pada mendorong permintaan lokal terhadap penyediaan pelayanan publik yang lebih baik dan menetapkan strategi diseminasi di tingkat nasional.

Hasil konsultasi dengan program-program sektoral yang ada memperlihatkan bahwa sebagian besar program berfokus pada pembentukan lingkungan hukum dan kebijakan, dan bekerja sama dengan unit-unit penyediaan pelayanan publik dalam menyusun rencana pembangunan strategis dan anggaran belanja yang berpihak kepada rakyat miskin dan sensitif gender.

Sayangnya, karena keterbatasan waktu proyek, sebagian besar proyek tidak mempunyai sumber daya untuk memantau apakah peraturan-peraturan yang dikeluarkan telah dilaksanakan secara efektif dan apakah rencana atau anggaran belanja telah dilaksanakan sebagaimana mestinya. Kinerja bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat pada akhir siklus pengembangan penyediaan pelayanan publik di bidang-bidang utama yaitu pelaksanaan, pemantauan, pengawasan dan umpan balik

Kinerja uses 3 pillars to target improvements in local public service delivery: Incentives, Innovation, and Replication.

Insentif Menciptakan insentif untuk peningkatan kinerja pemerintah daerah dalam penyediaan pelayanan publik melalui harapan akan kinerja yang lebih baik yang berasal dari peningkatan keterlibatan warga masyarakat dan pertanggungjawaban (akuntabilitas) kepada mereka, penghargaan (atau hukuman) atas kinerja yang baik (atau yang buruk), dan perasaan bangga (atau perasaan malu) ketika informasi mengenai kinerja pemerintah daerah tersedia bagi publik. Bantuan dari Kinerja menghasilkan insentif yang lebih kuat dengan memberi warga masyarakat hak suara yang lebih efektif di bidang penyediaan pelayanan publik, mendukung sistem manajemen kinerja pemerintah daerah dan meningkatkan persaingan melalui perbandingan kinerja (benchmarking), program pemberian penghargaan yang kompetitif, dan informasi publik.

Inovasi Mendorong adopsi penyediaan pelayanan yang inovatif melalui menu intervensi teknis yang tepat sasaran dan dirancang dengan baik di tiga sektor pendidikan, kesehatan dan Iklim Usaha yg Baik. Inovasi berfokus pada beberapa elemen penting dari penyediaan pelayanan di sektor-sektor tersebut: elemen-elemen di mana suatu dampak dapat dibuat, bukan melaksanakan terlalu banyak kegiatan yang berbeda-beda.

Replikasi Mereplikasi sistem manajemen yang lebih baik serta menyebarluaskannya dengan skala yang lebih luas melalui organisasi-organisasi perantara. Dampak Kinerja akan berkembang secara nasional melalui diseminasi berbasis Web dan peningkatan kapasitas penyedia pelayanan dengan memanfaatkan hubungan dengan asosiasi pemerintah daerah, lembaga pelatihan nasional dan provinsi, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan universitas.