USAID, Bappenas dan Kemendagri mengunjungi mitra-mitra Kinerja di Papua

5 - 9 September 2016
Propinsi PAPUA, Papua

Direktur baru dari tim Democracy, Rights and Governance (DRG) USAID, David Hoffman, mengunjungi mitra-mitra Kinerja di Papua pada tanggal 5-9 September ditemani oleh perwakilan senior dari Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Rombongan ini – termasuk Direktur Politik dan Komunikasi Bappenas, Pak Wariki Sutikno, dan Kepala Sub-Direktorat Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat dari Kemendagri, Pak Tomas Umbu Pati – mengunjungi sekolah dan puskesmas di daerah mitra Kinerja di Kab. Jayawijaya dan Kab. Jayapura.

Di Jayawijaya, rombongannya berjalan bersama dengan perwakilan pemerintah daerah dan staf Kinerja ke satu sekolah (SD Inpres Minimo) dan satu puskesmsas (Puskesmas Hom Hom) selama dua hari (5-6 Sept). Di Kab. Jayapura (7-8 Sept), kelompok itu mengunjungi dua sekolah (SD YPK Amai, SD Depapre) dan satu puskesmas (Puskesmas Depapre). Perwakilan USAID juga mengunjungi SD Ayapo di Kab. Jayapura. Kinerja sudah bekerjasama dengan sekolah-sekolah melalui LSM mitra Kinerja, yaitu Institut Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (IPPM), sejak akhir tahun 2015, dan di bidang kesehatan melalui beberapa mitra sejak tahun 2012.

Program-program Kinerja mendorong sekolah dan puskesmas untuk bekerjasama dengan masyarakat untuk meningkatkan mutu pelayanan publik dan memastikannya sesuai dengan standar nasional. Mitra lokal di Papua sependapat bahwa metode ini mencapai tujuannya. Alpius Lupia, seorang petugas senior di Dinas Pendidikan Jaywaijaya, misalnya, mengatakan bahwa anggota masyarakat di salah satu wilayah sudah membantu mendapatkan tanah tambahan untuk digunakan sekolah setempat: “Dengan kerjasama masyarakat, kita bisa mencapai banyak hal.”

Bupati Jayapura, Pak Mathius Awaitouw, menyetujui komentar itu, dan mengatakan bahwa sebelumnya, pemerintah daerah tidak begitu memahami bagaimana bisa bekerjasama dengan masyarakat. Sekarang, katanya, dengan dukungan Kinerja mereka sudah memiliki kemitraan yang kuat dengan Multi-Stakeholder Forum (MSF) di tingkat kabupaten dan bekerjasama untuk memperbaiki pelayanan.

Pak Wariki Sutikno, Direktur Politik dan Komunikasi dari Bappenas, ujar bahwa dia “senang sekali melihat perbaikan-perbaikan yang dilakukan oleh Kinerja di sini” di Papua, dikutip di Antara Papua (7 Sept 2016). “Pemerintah pusat sangat intensif memperhatikan pembangunan di sini. Contohnya, kegiatan di sini merupakan salah satu inovasi kerja sama dengan USAID, itu bentuk kecilnya.”

Pak Thomas Umbu Pati dari Kemendagri merekomendasikan bahwa daerah-daerah lain di Papua juga seharusnya mengadopsi program Kinerja untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan publik. “Kami Kemendagri mendorong daerah-daerah lain, bukan hanya Jayawijaya, jika program dari USAID berguna bagi masyarakat dapat digunakan oleh Kabupaten lain dan penggunaannya bisa dari APBD,” dia mengatakan, dikutip di Cenderawasih Pos (7 Sept 2016).

Rombongan USAID/Bappenas ini juga menghadiri sebuah pelatihan dari Kinerja tentang kekerasan berbasis gender untuk tokoh adat dan agama, dan bertemu dengan perwakilan dari program baru USAID untuk Indonesia Timur, BERSAMA, untuk membahas bagaimana pekerjaan Kinerja terkait kekerasan berbasis gender dapat dilanjutkan ke depan.

Back to Event page

 

Galeri Video

 
 
Situs Web ini dikembangkan oleh RTI International untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama no. AID-497-A-10-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency for International Development atau Pemerintah Amerika Serikat.
© 2011 RTI International. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat. RTI International adalah nama dagang dari Research Triangle Institute.