Komunitas Yoikatra menikmati sorotan publik di pemutaran Eagle Award

18 October 2016
Jakarta

Walaupun kerusakan kantor dan kehilangan peralatan mereka dalam api awal tahun ini, anggota Komunitas Yoikatra, sebuah kolektif jurnalis warga (JW) dan pembuat film dari Timika, Papua, yang sebelumnya didukung program Kinerja melalui mitra pelaksananya Forum Lenteng, kini memiliki sesuatu untuk merayakan. Film terbaru mereka, yang berjudul Mama Amamapare, diputar Selasa lalu (18 Oktober) di sebuah acara gala di Jakarta untuk merayakan pemenang dari Eagle Awards Documentary Competition 2016.

Kompetisi film dokumenter Eagle, yang didirikan pada tahun 2005, menyediakan forum untuk para penggemar film dan pembuat film dokumenter pemula di seluruh Indonesia untuk menggunakan sinematografi untuk menyorot dan mengomentari isu-isu sosial yang penting. Dengan tema kompetisi tahun ini berjudul Indonesia Sehat, Komunitas Yoikatra mengajukan proposal untuk Mama Amamapare.

Setelah maju melalui beberapa putaran pemungutan suara, Institut Eagle Institute mengumumkan di Juli 2016 yang Yoikatra telah terpilih sebagai salah satu dari lima pemenang kompetisi tahun ini. Hadiah berupa beasiswa, yang memungkinkan setiap penerima untuk menerima pendampingan intensif dari para pembuat film senior dari Institut Eagle untuk mengubah proposal pemenang penghargaan mereka menjadi film yang lengkap dan sempurna.

Film Mama Amamapare ini bercerita tentang Mama Yakoba, dukun bayi di Kampung Amamapare di Mimika, yang meskipun kesulitan dalam hidupnya sendiri tetap berkomitmen untuk membantu perempuan melalui kerasnya - dan kadang-kadang bahaya - melahirkan. Film ini menyoroti peran penting bahwa Mama Yakoba dan dukun-dukun lainnya lakukan di kampung di mana ketersediaan pelayanan medis sangat terbatas.

Menteri Kesehatan, Ibu Nila Djuwita F. Moeloek, juga menghadiri pemutaran film pada hari Selasa, yang berlangsung di Cinema XXI di Plaza Indonesia, Jakarta. Institut Eagle juga telah menyiapkan halaman web untuk memungkinkan orang untuk memilih film yang favorit mereka di antara lima film dokumenter pemenang: Pergi ke http://mobile.eagleinstitute.id/vote/detail/5 untuk menonton trailer dari lima film dan cor suara Anda.

Selain itu, ada berita yang lebih baik lagi untuk Yoikatra: Mama Amamapare telah dinominasikan untuk Film Dokumenter Terbaik pada Festival Film Indonesia 2016, yang akan berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta pada bulan November. Pemenang penghargaan IFF tersebut akan diumumkan pada tanggal 6 November.

Back to Event page

 

Galeri Video

 
 
Situs Web ini dikembangkan oleh RTI International untuk U.S. Agency for International Development (USAID), berdasarkan perjanjian kerjasama no. AID-497-A-10-00003. Informasi yang disajikan dalam Situs ini bukan informasi resmi Pemerintah Amerika Serikat dan tidak mewakili pandangan atau kedudukan U.S. Agency for International Development atau Pemerintah Amerika Serikat.
© 2011 RTI International. Hak cipta dilindungi, kecuali hak-hak untuk kepentingan Pemerintah Amerika Serikat. RTI International adalah nama dagang dari Research Triangle Institute.